PUISI-PUISI MOTIVASI UNTUK ANANDA (OLEH: ENY WINARYATI)

Berpose bersama keluarga pasca ujian terbuka

Berpose bersama keluarga pasca ujian terbuka

Semerbak Bunga

22 Nov 2012

 

Nanda kukirim bunga dari taman hati bunda

Terpetik, dengan tangan suka cita

Tergenggam dalam jemari senyuman

Sembari berlari menjemput  berjuta rasa

Yang berhembus penuh  semilir wewangian

Nanda kubawakan sebuah pedang ketajaman

Juga panah kecermatan

Sembari duduk di kelana kuda kecepatan

Dengan memanggul segepok kekuatan

Berlari kencang dengan laju keberanian

Nanda bunda ingin membisikkan kabar keihlasan

Yang keluar dari sanubari kesabaran

Agar tersampaikan pada nanda pemegang tapuk kesungguhan

Karena tlah didaulat Sang IIlahi pada seluruh penghuni surga agar rapatkan barisan

 

Tinta untuk gadisku

28 Nov 2012

 

Gadisku..

Simpanlah warna itu, pada pelupuk matamu

Cermati,untuk engkau pilah dari sekelilingmu

Singkirkan percik yang terjatuh, agar tak memudarkan kain putihmu

Gadisku..

Warna itu jelaskan pembedanya.

Agar engkau tak lelap pada kelabu yang menyemburat.

Inginkan datang pada saat-saat alpa.

Teteskan tinta itu agar engkau tak lupa.

Gadisku..

Engkau berkelana mengembara

Mencari tinta yang tandaskan warnanya

Kelak-kan tertemukan pada ranah tempatmu berpijak.

Tampilkan sosokmu nan bijak.

Gadisku..

Engkau lugu, genggamlah warna tinta itu,

Agar engkau tak lupa warna hitamnya yang perkuat langkahmu.

Itulah warna utuhmu.

Gadisku..

Engkau polos, teteskan tinta itu pada kertas beningmu.

untuk engku tulis visi-misimu.

Gadisku..

Engkau sederhana,

coretkan warna tinta itu, agar mempesona.

 

NANDA

28 Nov 2012

 

Nanda, tangan ini tlah menjadi berjuta jemari

membagi paruh waktu penuh  energi

teliti pada setiap sisi, memapah nanda dimana berdiri

menyuapi nutrisi dengan  hati-hati

sembari memainkan kecapi,

mengiringimu dengan lagu-lagu imani

Masih banyak waktu ntuk menulis kalam  Ilahi.

Nanda, mata ini beranak pinak

harapkan nanda berhati bijak

bermula saat nanda bernama anak

mata berbinar pada dunia nan gemerlap,

menghadangmu penuh harap,

menjadikanmu anak berani menatap.

Nanda,

Pendarkan  kran mitra, sumbangkan kata

petikkan rasa, pada sesama.

Subhanallah.

 

Anak

9 des 2012

 

Tuhan,

ijinkan aku membuka lembaran yang masih sisa

Engkau bukakan pintu kerahmatan

yang hendak terbentang di depan.

Beri kesempatan, untuk menggandakan.

Aku ingin hidup berjuta inspirasi

yang terurai menjadi kata bijak bestari

tertempel dan menempel pada laku nan terpatri

tlah terinternalisasi,

pada anak-anak tumpuan harapan oleh suluruh insan

yang harapkan cita-cita nan terdepan.

Tuhan,

Berilah kesempatan itu,

Aku ingin hidup seribu tahun lagi

yang tak pernah lupa untuk aku isi, sisipkan kata kenang

harap engkau tetap mengenang

dan berjalan tanpa bimbang

karena engkau bukan anak ingusan

yang tergelincir dengan kemapanan teruskan,

hidup adalah perjuangan.

 

ANAKKU 01

9 des 2012

 

Anakku..

engkau bukan anak ingusan

yang lahir dalam sepekan

turunkan anak instan

hanya inginkan kemapanan.

Anakku..

Engkau anak jutawan

Yang suka berbagi kedermawanan.

sharing pada seluruh kawan.

menimba ilmu, menuangnya pada seluruh cawan,

berharap kearifan ketawadluan

berpendar kesederhanaan.

Anakku..

Benamkan rasa berserah diri

Hidup adalah pengabdian pada Sang Ilahi

Wujudkan ketaatan karena “amantu billahi”

Lahirkan keihlasan bertindak wujud “lillahi ta’ala”

Engkau kan dapankan kedamaian abadi.

Amin.

 

ANAKKU 02

10 des 2012

 

Anakku..

Tak ada harta yang kuwariskan

Tidak juga rumah yang kubangunkan

Tak ada tanah yang hendak aku dirikan

pun  materi yang aku tinggalkan.

Bunda titipkan tumpukan kertas ini,

dari kumpulan yang terpisah.

berharap engkau kan menyusunnya

agar tertata, dan bersinambungan,

sembari bersanding kamus, untuk engkau maknai.

Anakku,

Engkau permata hati bunda.

Teramat mahal ntuk ditimbang dengan harga

Teramat sulit ntuk dinilai dengan segepok materi

Tak ingin bunda ukur dengan alat ukur apapun

Karena engkau tlah tampil menjadi pemberani

Menanti bunda di pintu surga jannati.

Terpancar bahagia,

saat engkau lihat bunda menanti giliran,

pada deret terdepan,

dengan semangat kebahagiaan.

Engkau ber-empat menjadi penunggu,

berharap menyatu,

seperti doa kita terdahulu.

Saat didunia yang bergemuruh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com